Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Archives

Doa Bertemu Ramadan Lagi

10 October 2007


Aku tak mau lagi kau tinggalkan
Dengan selembar tikar harap ini kupanjatkan
Kepada langit penebar malam 1000 bulan
Jiwa-jiwa kerdilku hanya berputar-putar dengan ritual tahunan
Padahal… engkau sunggu agung untuk disia-siakan ya… Ramadan.

Dari niat hati yang terlantun setiap malam
Sejak awal diri ini memang merasa timbul dan tenggelam
Di antara himpunan rakaat dan lantunan syariat kalam
Aku menangis karena segera kembali dalam kerinduan mendalam.

Betapa aku merasa belum cukup puas bersamamu
Seakan baru kemarin aku menyambutmu
Namun karena kesibukan aku jadi tak lagi menghiraukanmu
Sehingga kini aku hanya bisa menyesal segera kehilanganmu.

Ramadan, jangan kau penggal kerinduanku ini
Biarkanlah aku terkatung dalam sejuta harap sepanjang hari nanti
Karena aku tak tahu pasti apakah mungkin masih ada izin ilahi
Untuk dapat menemui yang masih setahun lagi…

Ya.. Allah, jangan biarkan aku kikir dalam kesombongan
Bukakan rezekiku tanpa kekufuran
Panjangkan umurkan dengan kemaslahatan
Dan pertemukanlah aku dengan kesejukan Ramadan tahun depan.
Amin…


Surabaya, 10 Oktober 2007

(puisi: abdur rohman)





Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)

Fenoma Lebaran

08 October 2007


Lebaran menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Seakan-akan sudah tiada hari besar lain di negeri ini, selain perayaan Idul Fitri. Yang lebih spektakuler lagi dari momentum Lebaran adalah tradisi mudik atau pulang kampung. Bahkan sampai-sampai pemerintah pun harus turut terlibat langsung menangani mudik Lebaran, lewat berbagai kebijakan-lebijakan khusus, terutama yang berkaitan dengan transportasi.
Ya, Lebaran memang memiliki keunikan sebagai tradisi bangsa. Mengapa demikian? Karena hampir segenap komponen bangsa ini pun turut terlibat dan saling memiliki peranan. Dari yang pengusaha hingga ‘tukang jamu’ pun sama-sama memiliki tanggung jawab memarakkan hari kemenangan itu. Hal itu dapat dilihat dari pemberian THR sebagai bonus khusus tahunan, yang hanya diberikan pada moment yang dinamakan Lebaran ini.
Sebagai hari istimewa, Lebaran tahun ini pun seperti tak mungkin kita lewatkan begitu saja. Makanya secara spesial pula pada edisi kali ini, VENUS menghadirkan ulasan khusus seputar menyambut Lebaran Idul Fitri. Di antaranya dengan menyuguhkan rubrik-rubrik fesyen dan kecantik juga tips mudik Lebaran.
Pada rubrik fesyen edisi ini, ada ulasan Mode yang mengetengahkan busana-busana muslim pilihan penuh keeleganan untuk tampil di hari Fitri. Demikian juga dengan rubrik kecantikan lewat Make Up pilihan untuk berlebaran. Tak ketinggalan kami ketengahkan tips mudik yang aman, plus rubrik penyerta yang tak kalah menariknya. Termasuk menu-menu suguhan Lebaran yang maknyus…!
Oh, ya… khusus pada edisi 31 ini, VENUS hadir di tengah keluarga Anda lebih panjang dari biasanya, yakni Oktober-November 2007. Ini semua berkaitan dengan masa libur panjang Lebaran. Karena, kami yang di redaksi pun membutuhkan sedikit waktu cuti untuk berkumpul bersama keluarga. So, kami janji akan hadir kembali pada Desember 2007 dengan kejutan dahsyat. Apa itu…? Nantikan VENUS edisi Desember yang benar-benar penuh dengan banjir diskon.
Selama tiga edisi terakhir, yang membawa VENUS ke arah perubahan yang lebih mantap ini, kami merasa lebih tertantang untuk memberikan yang terbaik bagi pembaca semua. Jadi, jangan sampai lewatkan pada edisi 32 mendatang. (*)


"Sukses butuh kecekatan kerja, jangan sampai kehilangan kesempatan untuk meraih sukses , don't waste your time!" (anonime)