Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Archives

Surga Surfing

07 July 2007


Pria berambut gimbal ditemani papan selancar tampak dominan di antara para turis asing yang berjemur menikmati kehangatan sinar matahari tropis sembari menyusuri panorama indah pantai Kuta, Bali.

BERLIBUR ke Bali, belum lengkap rasanya tanpa menikmati keindahan Pantai Kuta. Di salah satu tempat wisata andalah Pulau Dewata ini, setiap hari tak pernah sepi oleh aktivitas tourism. Rata-rata yang berlalu lalang di atas lembutnya pasir putih yang membentang kiloan meter itu adalah para wisatawan mancanegara, yang berjemur menikmati kehangatan matahari tropis.
Berbagai aktivitas dapat disaksikan di antara deru ombak yang bersautan tanpa henti menjilati bibir pantai. Dari mereka yang sekadar jalan-jalan menanti matahari terbenam, sampai yang memacu adrenalin dalam gulungan ombak di atas papan selancar. Untuk yang terakhir ini, sepertinya Pantai Kuta merupakan surga surfing. Hal itu bisa dilihat dari deretan para anak pantai dan wisatawan yang menenteng papan selancar untuk kemudian mendayungnya ke tengah laut menggunakan tangan, dan sebentar kemudian larut dalam gulungan ombak membawanya meliuk-liuk di antara lidah-lidah ombak yang terlihat begitu mengasyikkan.
Pantai Kuta berjarak kurang lebih sekitar 10-15 menit dari Bandara Ngurah Rai. Keindahan pantai dengan pasir putihnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tak terkecuali VENUS yang awal Juni kemarin berkesempatan jalan-jalan ke seputaran Kuta, Bali. Dan, benar sekali, surfing merupakan salah aktivitas yang langsung menarik perhatian.
Begitu kaki menyentuh pasir putih pantai Kuta, tampak sederet papan selancar berdiri berjajar di pepohonan rindang. Papan-papan itu dipajang untuk disewakan dengan tarif yang terbilang ’gila’. Coba berapa terkah berapa biaya sewa satu papan itu? Anda harus rela mengeluarkan sekitar Rp. 50-100 ribu. Eit…, tapi jangan keburu langsung dibawa. Bila Anda sedikit bersabar untuk menawarnya, maka Anda tak akan sampai mengeluarkan lebih dari 20 ribu rupiah. Ya itulah sebenarnya tarif sewa papan selancar untuk wisatawan lokal. Sementara untuk turis asing biasanya memang dikenakan biaya sewa sekitar 100 ribuan.
Bagi Anda yang belum bisa surfing, di sepanjang pantai Kuta itu juga terdapat para anak pantai yang menyediakan jasa privat singkat berselancar. Sekali lagi, Anda dituntut pandai bernegosiasi agar dapat memperoleh tarif yang murah. Maklumlah, di kawasan Kuta harga-harga melangit, karena merupakan sentra kunjungan turis dari berbagai penjuru dunia. Tak ada salahnya mencoba, siapa tahu dalam kunjungan berikutnya Anda bisa melanjutkan kemampuan menjadi peselancar profesional.
Namun yang harus diperhatikan selama berwisata di pantai adalah ketidakramahan alam. Seperti kunjungan VENUS sebulan sebelumnya, di sepanjang pantai Kuta ternyata tak luput dari sapuan gelombang pasang. Maka, sebagai wisatawan, sebaiknya Anda juga harus memerhatikan saran dan anjuran petugas pantai, agar liburan senantiasa tetap menyenangkan.

Cari Penginapan Murah
Selain tempat wisata yang mengasyikkan, di Kuta juga terdapat banyak sekali penginapan. Harga sewanya pun bervariasi antara yang berkelas Melati hingga Bintang 5, seperti Hadrock Hotel, Discovery Kartika Plaza Hotel, Fourseasons, Bvlgari Hotel, dan sebagainya.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan hari-hari menyenangkan dengan keuangannya terbatas, di daerah pantai Kuta ini terdapat banyak hotel kelas Melati yang harga sewa kamarnya per malam mulai dari Rp. 50.000 (fan), Rp. 110.000 (AC), ataupun yang fasilitasnya sudah lengkap kamar luas termasuk makan pagi, TV kabel, dan kolam renang di hotel dengan harga sekitar Rp.180.000. Hotel-hotel murah ini berada di Jalan Poppies I dan Poppies II yang berjarak hanya 100 meter dari pantai Kuta maupun pusat belanja di Jalan Legian.
Memilih penginapan di daerah ini juga tepat, karena keterseiadaan akomodasi di sana cukup lengkap, seperti terdapat banyak warnet, minimarket maupun Circle K, bar, restoran, warung-warung kecil, pusat informasi pariwisata hingga tempat penyewaaan motor maupun mobil. So, Anda pasti akan terpuaskan dengan kantong terbatas.

Segarnya Rujak Manis
Pemandangan dominan lain di sepanjang pantai Kuta adalah penjual Rujak Manis. Rata-rata mereka yang berjualan rujak buah khas Jawa Timur itu adalah para pendatang dari Banyuwangi. Setiap beberapa meter di tepian pantai, Anda bisa mendapati penjual rujak. Harganya pun murah, satu porsi hanya seharga Rp. 4.000.
Rasanya memang tepat sekali menyantap rujak manis di antara semilir angin pantai. Dahaga akibat tekanan terik matahari akan segera terurai sirna begitu menyantap irisan buah yang terdiri atas nanas, bengkoang, ketimun, kedondong, dan mangga muda, serta tak lupa tahu goreng dengan bumbu yang terbuat dari adonan gula merah dan cabe. Namun sayang, keterbatasan waktu akhirnya harus membawa VENUS pulang untuk kembali mengerjakan rutinitas lainnya. (arohman/foto: boby noviarto)

Anita Lie: Banyak Bacaan Menjerumuskan

04 July 2007



Wanita era masa kini dituntut memiliki kemampuan lebih agar dapat memperoleh peranan yang lebih bermanfaat, baik dalam keluarga maupun masyarakat. Dan, membaca adalah salah satu jembatan penting pembuka cakrawala pikir kaum hawa guna mewujudkan taraf kemapanannya.

BANYAK tokoh wanita Surabaya telah memberikan sumbangsihnya kepada perkembangan pendidikan dan mendukung kemajuan peran serta wanita dalam pembangunan. Berbagai ide dan pemikiran mereka juga mampu memberi pencerahan terhadap banyak sisi. Termasuk upaya mencerdaskan kaum hawa lewat dunia pendidikan. Salah satunya adalah praktisi pendidikan Dr. Anita Lie.
Pada bulan Juli ini, sengaja VENUS menyambangi dan mengusik kesibukan ibu seorang anak ini untuk mencari tahu tentang minat baca wanita Surabaya. Dan, ternyata hasilnya tidaklah mengecewakan. Fakta baru mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini daya baca wanita metropolis seperti Surabaya mengalami peningkatan.
“Setidaknya tahun-tahun terakhir ini ada peningkatan daya baca wanita metropolis seperti Surabaya dan kota besar lainnya. Meski belum ada penelitian yang pasti, namun pandangan saya indikasi tersebut sudah mulai nampak dengan semakin banyaknya media massa yang menyajikan ruang khusus tentang ulasan seputar keperluan wanita. Baik yang sifatnya gosip, kesehatan, atau info barang dan jasa yang sekiranya cocok,” papar dosen Universitas Widya Mandala (UWM) Surabaya ini kepada VENUS.
Masih menurutnya, media massa sudah mulai melirik pasar wanita untuk dijadikan pengonsumsi informasi yang sudah bisa diperhitungkan. Misalnya beberapa koran harian besar nasional sudah berani memberikan porsi halaman lebih untuk ulasan yang dibutuhkan wanita, meski sifatnya masih kuantitas belum pada tahap kualitas.
Isi bacaan yang mengarah pada seputar keperluan rumah tangga, sedikit banyak memang membantu peningkatan minat baca para wanita. Entah, bacaan yang mengulas seputar kesehatan, perlengkapan rumah tangga, infotainment, atau pun novel, menjadi satu faktor mengapa wanita lebih giat membaca. Bahkan dari pengamatan VENUS, sampai saat ini terdapat lebih dari 15 media massa nasional, baik majalah maupun tabloid yang secara khusus ditujukan sebagai bacaan wanita.

Plus Minus Peran Media Massa
Peranan media massa yang sifatnya segmented turut memberi andil yang lebih. Meski sifatnya hanya mingguan atau bulanan, namun sebuah wadah informasi ini cukup efektif memberi nilai lebih karena ulasan yang diberikan lebih lengkap dan beragam. Nah, di situlah peran sifat wanita yang selektif sangat cocok dengan bacaan apa yang sekiranya dikehendaki.

Belum lagi bacaan anak-anak seperti komik, dan majalah remaja yang kian banyak dan mudah didapatkan di kios-kios. “Bacaan yang teenlit atau novel dan komik akan sangat membantu minat baca remaja terhadap kebutuhan informasi. Dan ini cukup membantu peningkatan baca untuk tahun-tahun ke depannya, atau bertambahnya umur kelak,” kata pengajar Etika Profesi, Kurikulum, Child Education dan Metodologi Pengajaran Bahasa Inggris ini.
Sayangnya, arus deras informasi dari banyaknya media massa tidak sedikit yang memberi dampak negatif. Bacaan yang sifatnya ‘menjerumuskan’, atau informasi-informasi yang membuka aib seseorang kian menjadi makanan empuk para pembaca wanita.
Menurut mantan Sekjen Dewan Pendidikan Jatim ini, tidak sedikit media massa memanfaatkan pembaca wanita sebagai konsumen tetap dengan sajian informasi yang sifatnya kurang mendidik. Meski pancingan informasi mampu memberi peran peningkatan baca, tapi tidak memberi input positif bagi pembaca.
“Baiknya bacaan dari media massa itu mendidik dengan materi ulasan yang positif bagi dirinya dan keluarga, bukan hanya sekadar gosip dan aib orang. Agar menjaga dinamika minat baca yang tinggi ini diperlukan sajian yang lebih variatif, bukan sesuatu yang monoton dan diulang-ulang lagi,” katanya.

Jadikan Pengisi Waktu Senggang
Selain pesatnya sumber bacaan yang begitu menunjang semangat baca wanita masa kini, ada satu hal lagi yang dibutuhkan sebagai saran pendukung seperti perpustakaan agar budaya dan minat baca masyarakat --khususnya wanita-- bisa terfasilitasi. Menurut istri dari Haryanto Amanta ini, keberadaan perpustakaan kini bukan lagi sebagai tempat baca melainkan tempat menaruh buku-buku. Dimana belum ada upaya untuk menarik minat warga sekitar untuk datang dan menjadikan perpustakaan sebagai sarana ideal untuk keperluan membaca.
Idealnya sarana baca (perpustakkan) itu membuat dan melaksanakan program baca bagi siapa saja termasuk para wanita. Solusinya memperbanyak event off air dari pengelola atau organizer yang ditunjuk untuk membuat acara yang mampu menarik minat berkunjung, yang nantinya akan berdampak pada keinganan wanita untuk senantiasa bertandang ke perpustakaan. Baik itu kegiatan yang diperuntukkan bagi mahasiswi, --dimana usia minat bacanya sedang tinggi. Atau para ibu-ibu berusia di atas 40 tahun yang minat bacanya sudah mulai berkurang.
Di lain sisi, lembaga-lembaga termasuk lembaga pendidikan anak dituntut aktif meningkatkan minat baca orang tuanya dengan cara menyediakan beragam bacaan yang sifatnya mendidik. Dari situ orang tua tidak akan membiarkan waktu terbuang percuma dan lebih memilih beraktivitas membaca tatkala sedang menunggu anak belajar.
“Jika itu sudah cukup membantu maka diperlukan cara praktis dengan membudayakannya pada lingkungan terdekat, seperti membiasakan diri membaca ketika ada waktu senggang di rumah. Perilaku seperti itu akan memberi contoh dan pengaruh baik pada anak-anaknya kelak,” tutur penerima Rotary International Ambassador of Good Will 1990 menyudai pembicaraan dengan VENUS.

Pesan:
Wanita Indonesia, atau khususnya yang ada di Surabaya tidak harus terobsesi dengan karier meski itu memang diperlukan. Namun yang lebih penting bagi wanita adalah kecerdasan dalam berbagai hal termasuk membina keluarga. Dengan kata lain mengomunikasikan segala cara demi sesuatu hal yang terbaik untuk anak- dan keluarga.

Harapan:
Kesetaraan wanita dengan laki-laki setidaknya seimbang dan sangat baik jika mampu berkolaborasi sebagai mitra, termasuk dalam keluarga. Karena ikatan yang kokoh dan saling mengisi akan berimbas baik pada intelektualitas anak, faktor keseimbangan peran adalah kunci suksesnya.

Biodata:
- Nama : Dr. Anita Lie (43 th)
- Suami : Haryanto Amanta (44 th)
- Anak : Felippa Ann Amanta (14 th)
- Pendidikan : S3 Bidang Kurikulum dan Pengajaran dari Baylor University (1994)
- Profesi : Dosen FKIP dan Pasca Sarjana Unika Widya Mandala (UWM) Surabaya
- Pengalaman Lain:
- Dosen Tamu SEAMEO RELC Singapura
- Direktur EduBisnis Consulting dan Direktur Akademis Sentra Foreign Languages.
- Sekjen Dewan Pendidikan Jatim 2003-2006 dan Anggota Dewan Pakar Jatim 2003-2005.
- Anggota dan salah satu pendiri Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (www.komunitasdemokrasi.or.id).
-
- Prestasi :
- Rotary International Ambassador of Good Will pada 1990.
- ACUCA Fellowship pada 1998.
- SEAMEO Jasper Fellowship dari pemerintah Kanada untuk penelitiannya mengenai pendidikan multikultural dan kurikulum bahasa Inggris 1994.

Serba Lobster Istimewa

03 July 2007

Lazisnya menu berkelas dengan bahan utama lobster pasti akan terasa keistimewaannya. Selain bergizi tinggi, seafood ini juga dipercaya dapat meningkatkan stamina dan gairah. So, keakraban dalam keluarga pun makin terasa.




Lobster Panggang Keju
Bahan-bahan:
- Lobster 1 ekor, belah jadi dua
- Keju cheddar parut 100 gram
- Tepung tapioka 50 gram
- Margarin 1 sendok makan
- Tepung roti 50 gram
- Bawang putih 4 siung, cincang
- Gula pasir 1 sendok teh
- Garam secukupnya
- Minyak goreng secukupnya

Cara memasak:
1. Lumuri lobster dengan tepung tapioka hingga rata, lalu goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan, tiriskan.
2. Panaskan margarin, tumis bawang putih hingga harum, angkat. 3.Tambahkan keju parut, gula, garam dan tepung roti, aduk rata.
4. Taburkan adonan keju diatas permukaan lobster hingga rata, lalu panggang dalam oven suhu 180C selama 10 menit hingga kecokelatan, angkat.
5. Sajikan.

Standar Untuk 2 Porsi





Lobster Bi Fong Tang

Bahan-bahan:
- Lobster 1 ekor, belah jadi dua, potong-potong
- Bawang daun 5 tangkai, cincang halus
- Cabe merah 2 buah, buang bijinya, cincang halus
- Bawang goreng 1 sendok makan
- Bawang putih goreng 1 sendok teh, haluskan
- Bawang putih 2 siung, haluskan
- Saus sezchuan 2 sendok makan, siap pakai
- Tausi 1 sendok teh
- Margarin 1 sendok makan
- Air kaldu 50 ml
- Gula pasir 1 sendok teh
- Garam secukupnya
- Minyak Goreng secukupnya

Cara memasak:
1. Goreng lobster yang telah dipotong kecil-kecil hingga kering lalu tiriskan.
2. Panaskan margarin, tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan semua bumbu, masak hingga mendidih.
3. Masukkan lobster goreng, aduk sebentar hingga bumbu meresap, angkat.
4. Sajikan.

Standar Untuk 2 Porsi




Lobster Saus Pedas ala Szechuan

Bahan:
- Lobster 1 ekor, belah jadi dua, potong-potong
- Bawang daun 5 tangkai, cincang halus
- Cabe merah 2 buah, buang bijinya, cincang halus
- Bawang goreng 1 sendok makan
- Bawang putih goreng 1 sendok teh, haluskan
- Bawang putih 2 siung, haluskan
- Saus sezchuan 2 sendok makan, siap pakai
- Tausi 1 sendok teh
- Margarin 1 sendok makan
- Air kaldu 200 ml
- Tepung maizena 1 sendok makan, cairkan dengan sedikit air
- Gula pasir 1 sendok teh
- Garam secukupnya
- Minyak Goreng secukupnya

Cara memasak:
1. Goreng lobster yang telah dipotong kecil-kecil hingga kering lalu tiriskan.
2. Panaskan margarin, tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan semua bumbu, aduk hingga rata.
3. Tuang air kaldu dan larutan maizena, masak hingga mengental dan mendidih.
4. Masukkan lobster goreng, aduk sebentar hingga bumbu meresap, angkat.
5. Sajikan.

Standar untuk 2 Porsi


Foto: Boby Noviarto/Majalah VENUS
Resep: Sheraton Hotel

Serasa Malam Pertama Lagi, Berkat Vaginoplasti

Cantik luar-dalam merupakan tuntutan utama pada setiap wanita. Apalagi bagi mereka yang sudah bersuami dan memiliki anak. Pasangan pasti senantiasa menuntut ’layanan prima’ setiap saat. Terutama untuk urusan servis di atas ranjang. Solusinya mungkin bisa melirik vaginoplasti.


SUDAH kodrat-Nya, wanita harus melahirkan. Bagi mereka yang memungkinkan untuk tidak mengalami proses persalinan alami, metode bedah Caesar dapat dimanfaatkan sebagai alternatif, sehingga kondisi organ intim kewanitaan (vagina) relatif terpelihara dari pelebaran. Sementara bagi mereka yang memilih persalinan biasa, tentu sedikit banyak hal itu akan menyebabkan perubahan dalam bentuk dan kelenturannya, sehingga diperlukan sebuah upaya khusus guna memulihkannya seperti sedia kala.
Mengapa demikian? Karena vagina merupakan lubang panjang yang dimulai dari himen (selaput dara) sampai ke serviks (leher rahim). Sementara dinding-dindingnya ditutupi mukosa yang berlipat sehingga pada saat persalinan dapat melebar sampai 10 cm dan kembali pada ukuran normal sekitar 4 sentimeter, dalam waktu kurang dari 40 hari (masa nifas). Demikian dikatakan oleh dokter spesialis kandungan dr. Indrarta Soekotjo, Sp.OG.
“Secara anatomi, vagina itu didukung beberapa otot dan ligamen (pita jaringan ikat). Otot-otot ini yang bekerja pada alat kelamin (vagina) wanita, baik tertutup atau mendatar. Umumnya, persoalan longgar-tidaknya vagina wanita ada pada otot-otot vagina ini, oleh karena itu bagian tersebut yang akan diperbaiki para dokter Obstetri Ginekologi dengan melakukan bedah Vaginoplasti,” tambah spesialis kandungan Rumah Sakit Haji Surabaya ini kepada VENUS.
Jadi, agar suami tetap merasa mendapat jatah yang memuaskan, para istri harus selalu memberi layanan terbaik, terutama dalam masalah hubungan seksual dengan pemeliharaan organ intim secara benar dan teratur. Agar kelenturan vagina singset selalu dan bikin suami betah di rumah, diperlukan upaya peremajaan. Terutama bagi wanita yang telah mengalami proses persalinan dua kali atau lebih.
Biasanya, wanita yang bersalin melalui dokter atau paramedis memang tak perlu khawatir, karena pasti akan mendapatkan jahitan episiotomi. “Saat melahirkan, wanita akan mengalami perobekan vagina dan akan dilakukan jahitan episiotomi guna memulihkan kondisi sobekan setelah menjadi jalan bayi,” terang Indrarta.
Kondisi vagina pascamelahirkan tentu ‘rasanya’ tidak sekenyal semasa perawan atau sebelum melahirkan. Oleh sebab itu, menurut Indrarta di samping jahitan episiotomi, sebenarnya diperlukan upaya tambahan, seperti vaginoplasti yang kini tengah tren dan cukup digandrungi para kaum istri di Surabaya.

Biaya Rp 2 Jutaan
Vaginoplasti memang solusi manjur bagi mereka yang menginginkan kehangatan rumah tangganya pulih kembali sebagaimana masa-masa pengantin baru dulu. Apalagi biaya yang butuhkan relatif murah, yaitu sekitar Rp. 2,5 juta – 5 juta rupiah. Bergantung rumah sakit tempat melakukan operasi.
“Ditinjau dari segi klinis, vaginoplasti sudah lama dilakukan untuk kepentingan kesehatan. Dulu vaginoplasti dilakukan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun kini lebih dikenal untuk kepentingan estetika. Malah popularitasnya sudah mengalahkan kepentingan terapi (klinis),” kata dr. Indrarta Soekotjo.
Menurutnya, vaginoplasti memberikan nilai tambah bagi yang melakukan. Setidaknya setelah reparasi, vagina akan kembali normal atau paling tidak mampu mengembalikan kondisi organ intim sampai 80 persen seperti aslinya. Baik dalam hal kecantikan bentuk maupun daya cengkeramnya.
Vaginoplasti sebanarnya diperuntukkan melakukan operasi rekonstruksi, misalnya untuk menangani kasus kelainan vagina seperti septum longitudinal (adanya dua lubang vagina), atau pembentukan lubang pada wanita yang memiliki lubang vagina terlalu kecil. Bisa juga operasi dilakukan karena labia besar sebelah, vagina tidak terbentuk sempurna (agenesis vagina) dan penanganan kasus-kasus kewanitaan lainnya. Dan tujuan dilakukannya operasi vaginoplasi itu adalah agar vagina menjalankan fungsinya dengan baik, antara lain untuk jalan lahir bayi, mengeluarkan darah selama menstruasi, dan yang utama dan terpenting untuk melakukan hubungan seksual tentunya.
Manfaat melakukan operasi vaginoplasti memang telah banyak dirasakan oleh pasangan suami-istri yang mencobanya. Karena diakui oleh para pakarnya bahwa setelah melakukan vaginoplasti wanita akan merasa kembali perawan. Sebab, dalam vaginoplasti yang diperbaiki bukan hanya bentuk bibir dan permukaan vagina, melainkan juga memperbaiki jaringan otot yang melar akibat proses melahirkan dengan cara dipotong untuk selanjutnya dirapatkan kembali, serta dibentuk agar tampak lebih cantik dan mungil bak kepunyaan para gadis.
Itulah sebenarnya tujuan utama operasi permak vagina ini. Karena tujuannya adalah memang untuk memfungsikan kembali organ seks utama wanita ini seperti semula, agar sewaktu berhubungan seks mampu menghasilkan penetrasi secara maksimal dan menghadirkan orgasme sekaligus memuaskan suami.

4 Minggu Bisa ML Lagi
Namun meskipun sudah populer untuk menangani kasus peremajaan organ seks bagi wanita, tindakan vaginoplasi bukanlah operasi yang bisa dilakukan begitu saja. Melainkan harus benar-benar sebagaimana peruntukannya. Sebab, vaginoplasti yang termasuk bagian dari ilmu bedah ini selain mengembalikan fungsi organ (meremajakan kembali), yang utama adalah tetap memperhatikan nilai estetika dan keindahan.
“Ada batasan-batasan tertentu mengapa seseorang yang mau melakukan vaginoplasti harus patuh pada syarat-syarat rumah sakit, karena dikhawatirkan ilmu medis yang satu ini digunakan untuk sesuatu yang menyimpang. Oleh sebab itu, tidak sedikit rumah sakit yang menolak melakukan operasi vaginoplasti untuk kepentingan transseksual,” kata Dr. Marsianto Sp.OG. K.
Kini juga telah banyak digunakan teknik rekonstruksi vagina lebih modern, yaitu dengan cara insisi atau dibuat irisan antara vagina dan anus. Tindakan ini dilakukan untuk menarik otot agar menjadi kencang kembali. Lewat cara ini, penyempitan akan terjadi secara alami.
Karena itu vaginoplasti benar-benar diberlakukan bagi wanita normal dengan syarat-syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi sebelum diambil tindakan operasi. Disarankan oleh dr. Marsianto, bila Anda merasakan sejumlah gejala kelainan vagina-- baik akibat melahirkan maupun bawaan dan lain-lain--, perlu segera berkonsultasi dengan dokter spesialis obstetri-ginekologi. Di sana dokter akan menampung segala keluhan pasien dan melakukan pemeriksaan fisik secara sistematis dan juga pemeriksaan colok dubur untuk mengetahui penunjang vagina sekaligus pengecekan keberadaan jarak anus dengan vagina. Setelah itu, diambil simpulan tentang perlu-tidaknya dilakukan pemeriksaan genetik (kromosom dan sel kromatik) dan pemeriksaan dengan menggunakan ultrasonografi (USG).
Setelah semua beres, Marsianto mengungkapkan baru kemudian bisa dilakukan tindakan operasi vaginoplasti yang berlangsung kurang lebih 1-1,5 jam saja, dan tak berapa lama vagina pun sudah kembali seperti semula. Pascaoperasi pun tidak ada pantangan dan tindakan khusus bagi pasien atas Mrs. V barunya. Tinggal menjalani masa pemulihan sekitar 4-5 minggu.
“Jika semuanya sudah kembali normal dan merasa tidak ada nyeri lagi, maka vagina tersebut sudah bisa ‘dipakai’ lagi,” kata Indrarta. Pasti Anda akan menemukan kembali sensasi malam pertama untuk kali kedua.

Dimana Melakukan Vaginoplasti?
Lalu dimana tempat bisa melakukan operasi vaginoplasti? Bagi Anda yang berada di Surabaya bisa langsung ke Rumah Sakit Dr. Soetomo - Bagian Obstetri Ginekologi, Jl. Prof. Dr. Mustopo No. 6-8 Surabaya 60286. Telepon (031) 5501000, Faks (031) 5028735. (www.arrohman.blogspot.com)

Hot Dog (10 x 7 Meter) GIANT Masuk MURI

02 July 2007


Suasana 80 kru chef Giant menyusun 6000 hot dog dalam rangkaian kata "GIANT" sebelum dinobatkan sebagai yang terpanjang dan terbesar oleh MURI.

ANDA pasti sudah cukup kenal dengan hot dog. Pengganjal perut ala Amerika ini sudah bukan merupakan makanan langka lagi di Indonesia, bahkan telah banyak yang memasukkannya sebagai menu favorit saat sarapan maupun santap siang. Hal itu terlihat jelas saat digelarnya pesta hot dog di atrium Maspion Squere Surabaya (30/6), dalam rangka memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) oleh Giant Hypermarket untuk kategori Merangkai Hot Dog terbanyak di Indonesia dan Dunia.
Menurut Michael Frans, project manager support Giant Hypermarket Surabaya, pembuatan rangkain hot dog terpanjang dengan ukuran panjang 10 meter dan lebar 7 meter itu terinspirasi karena belum adanya rekor MURI untuk kategori hot dog.
“Kegiatan ini dilaksanakan sepenuhnya oleh kru Giant Maspion Squere Surabaya dalam rangka mengisi liburan sekolah dan didukung sepenuhnya oleh para supplier,” tutur Michael kepada VENUS.


Ribuan hot dog ini berhasil masuk rekor MURI karena memenuhi standart mutu kesehatan dan penyajian.

Sementara itu Andy Wirawan (Store General Manager Giant Surabaya) mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang dilakukan anak buahnya. “Saya sangat salut atas keberhasilan kalian. Mudah-mudahan dengan semangat yang kita miliki, prestasi lain dapat diraih, sehingga kerja keras selama ini tidak sia-sia,” kata Andy saat memberikan sambutan penyerahan piagam penghargaan dari perwakilan MURI Semarang, disambut tepukan tangan oleh 80 orang kru sekaligus chef dan para pengunjung pusat hypermarket pertama di Surabaya ini.
Rangkaian hot dog terpanjang dan terbesar di Indonesia tersebut berhasil mendapat pengakuan nasional, setelah berhasil melalui tahap peninjau dari tim Museum Rekor Indonesia, “Dari peninjauan kami dalam proses pembuatannya, tim Giant telah memenuhi standart mutu dan penyajian hot dog yang benar dan hygienist. Misalnya menggunakan bahan yang terakreditasi dan para chefnya melengkapi diri dengan pengaman seperti masker, topi penutup kepala, kaus tangan, dan lain-lainya,” terang Ibu Andre, wakil dari MURI.
Untuk memecahkan rekor ini, Giant membentuk tim khusus yang terdiri atas 80 dengan masa pengerjaan kurang dari dua (2) jam. Dimulai pada pukul 09.00 dan selesai menjadi rangkaian tulisan GIANT sekitar pukul 11.00, kemudian ditahbiskan oleh tim MURI tepat pada jam 12.00.


Salah satu kru sedang meracik hot dog dengan bahan dan cara yang hygienist.

Habiskan Mayonaise 180Kg
Dalam prosesnya sendiri, tim Gian menghabiskan bahan-bahan antara lain: terigu 200kg, gula 12kg, fresh yeast 8kg, susu bubuk 16kg, improver 1kg, shortening/fat 8kg, butter 6kg, margarine putih 8kg, garam 3kg, endive 90kg, bawang Bombay 40kg, tomat 75kg, ketimun 70kg, sosis 6000pcs, mayonnaise 180kg, saos tomat 90kg, dan saos sambal 90kg. Sementara peralatan utamanya berupa loyang ada 200 buah dengan hasil akhir 6000 buah hot dog siap saji.


Segenap kru Giant berpose dengan piagam penghargaan MURI usai mencatatkan karyanya, rangkaian hot dog terpanjang dan terbesar di Indonesia.

Usai dinyatakan sebagai rangkaian hot dog terpanjang dan terbesar versi MURI, ke-6000 hot dog itu pun langsung diserbu oleh para pengunjung yang sudah mengantre sejak pagi. Untuk satu potong hot dog panitia hanya mengenakan Rp. 2.500. Padahal untuk tariff normal hot dog sekualitas itu dijual Rp. 6.000 per porsi.
Saya (yang mewakili majalah VENUS) yang turut mencoba menikmati sajian hot dog itu pun dapat menggoyang lidah dengan nyaman. Seratus persen sempurna. Semua bumbu dan bahan sangat terasa dalam adonan yang pas. Ya sosisnya, acar ketimunnya, maupun soas tomatnya yang terbungkus lipatan roti halus (bun) dapat berpadu dalam rasa yang benar-benar hot. Maka tak heran tak sampai 60 menit ke-6000 buah hot dog itu pun habis dibawa pulang oleh penikmatnya. (arohman)